Cerpen : Bayangan yang Tak Pernah Pergi
Dimas menatap keluar jendela kelas, matanya kosong, pikirannya berkelana. Di luar, langit mendung seolah ikut merayakan kemurungan hatinya. Di sisi lain kelas, Fajar sedang tertawa bersama teman-teman, dikelilingi perhatian, seperti biasa.
“Kenapa sih, semua orang suka sama Fajar?” gumam Dimas dalam hati. “Padahal... dia nggak sepintar itu, nggak sepandai itu, cuma... lebih gampang disukai.”
Sejak awal masuk SMA, Dimas dan Fajar memang bersahabat. Tapi semakin lama, Dimas merasa hubungan itu berat sebelah. Fajar terlalu bersinar, terlalu menarik perhatian. Nilai Fajar biasa saja, tapi guru-guru menyukainya karena sikapnya yang ramah. Teman-teman selalu mengajaknya nongkrong, termasuk Dita, cewek yang diam-diam disukai Dimas sejak kelas X.
Dan hari itu, semuanya memuncak. Dimas melihat Dita tertawa renyah saat Fajar memberinya permen lollipop, candaan mereka mengalir tanpa beban. Dimas menggenggam buku di tangannya kuat-kuat, sampai ujungnya sedikit melengkung.
Sepulang sekolah, Dimas menulis diari. Satu-satunya tempat ia bisa jujur:
"Aku benci dia. Aku benci bagaimana semua orang selalu membandingkan aku dengan Fajar. Aku benci merasa seperti bayangan. Aku ingin dia pergi. Tapi aku tahu, aku hanya pengecut yang tak bisa berbuat apa-apa."
Keesokan harinya, kabar mengejutkan datang. Fajar pindah sekolah, mendadak. Tak ada perpisahan, tak ada penjelasan. Hanya satu pesan suara yang ia kirim ke Dimas:
"Gue minta maaf ya, Dim. Gue tahu lo ngerasa gue kayak... ngambil semua yang lo pengen. Tapi lo harus tahu, gue nggak pernah pengen saingan sama lo. Gue pindah karena alasan pribadi... Tapi gue harap lo bisa lebih bebas tanpa gue."
Dimas bingung. Bebas? Harusnya dia senang, kan? Tapi yang ia rasakan malah... kosong.
Waktu berlalu. Tanpa Fajar, Dimas memang lebih menonjol. Ia mulai dekat dengan Dita, mulai punya lebih banyak teman. Tapi setiap kali tertawa bersama mereka, ada perasaan aneh yang mengganjal.
Hingga suatu hari, saat membantu guru bersih-bersih ruang BK, Dimas menemukan sebuah amplop tertulis: “Untuk Dimas – dari Fajar.”
Tangannya gemetar saat membuka surat itu.
"Dim, kalau kamu baca ini, berarti aku sudah nggak di sekolah. Aku pindah karena harus terapi intensif. Aku kena kanker limfoma, dan mulai lelah berpura-pura sehat di depan semua orang. Aku tahu kamu sering ngerasa iri. Tapi tahu nggak? Aku selalu iri sama kamu. Kamu lebih pintar, lebih disiplin, dan nggak harus hidup dengan rasa takut tiap malam. Aku sering mikir, kalau aku bisa tukar tempat sama kamu, aku mau. Tapi hidup nggak sesimpel itu, ya?""Aku nggak minta lo maafin gue, cuma pengen lo tahu: kadang, yang kita iri-in... justru yang paling menderita diam-diam."
Dimas duduk terdiam. Matanya berkaca-kaca. Dunia seakan runtuh dalam senyap.
Dan untuk pertama kalinya, ia menangis — bukan karena cemburu, tapi karena kehilangan sesuatu yang tak akan pernah kembali.
Popular
Telah Dibuka Pendaftaran SPMB SMA PGII 2 Bandung Tahun Ajaran 2026/2027
Bandung, Oktober 2025 - SMA PGII 2 Bandung telah resmi membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Pendaftaran dibuka mulai Oktober 2025 hingga Juli 2026, setiap hari Senin sampai dengan Sabtu pukul 08.00 - 15.00 WIB.Calon peserta didik dapat melakukan pendaftaran secara daring (online) atau secara langsung (offline) di kampus SMA PGII 2 Bandung, yang beralamat di:Jl. Pahlawan Belakang No.17, Kelurahan Sukaluyu, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung.SMA PGII 2 Bandung berkomitmen untuk memberikan pendidikan berkualitas dengan mengedepankan karakter, kompetensi, dan nilai-nilai keislaman, guna mencetak generasi yang unggul dalam bidang akademik dan non-akademik. Bagi para orang tua dan calon peserta didik yang ingin bergabung menjadi keluarga besar SMA PGII 2 Bandung, segera lakukan pendaftaran sebelum kuota terpenuhi. Tim panitia penerimaan siap membantu serta memberikan informasi lengkap mengenai proses pendaftaran, dan program unggulan sekolah.Informasi lebih lanjut:Hubungi Panitia SPMB melalui WhatsApp di nomor 085179913519, atauKunjungi media sosial resmi SMA PGII 2 Bandung: SMA PGII 2 Official (Instagram, Tiktok, Youtube)Mari bergabung dan tumbuh bersama di lingkungan sekolah yang bemutu, bermartabat, dan bernuansa pesantren.SMA PGII 2 Bandung - Membangun Generasi CAKEP (Cerdas, Agamis, Kreatif, Energik, dan Prestatif)
Program Tebar Quran Ekstrakurikuler Tim Penghafal Quran (TPQ)
Pada hari Jum'at, 3 Oktober 2025 Ekstrakurikuler di SMA PGII 2 Bandung yaitu Tim Penghafal Qur'an (TPQ) dan Keluarga Remaja Islam (KRI) melaksanakan salah satu program charity yaitu Tebar Qur'an. Program ini dilaksanakan dengan tujuan untuk melatih dan membiasakan siswa dan siswi bersedekah, terlebih untuk tabungan amal jariyah dengan berwakaf Iqro dan Al-Qur'an. Alhamdulillah selama kurun waktu 6 bulan para anggota esktrakurikuler berinfaq dan sodaqoh berhasil menyalurkan 10 pcs mushaf Al-Qur'an dan 20 pcs Iqro kepada Madrasah Al-Furqon yang berlokasi di Kp Panyandaan Kabupaten Bandung. Kegiatan tebar Qur'an dimulai pada sore hari sepulang dari aktivitas persekolahan dengan runtutan acara penyerahan Iqro dan Al-Qur'an kepada pengurus dan santri madrasah Al-Furqon dan dilanjutkan dengan kegiatan mengajar yang diisi langsung oleh para anggota TPQ dan KRI yang tentunya menjadi pengalaman yang baik untuk turut berkontribusi dalam mengenalkan dan mengajarkan Kalam Allah. Harapannya, kegiatan tebar Qur'an ini tidak hanya dilaksanakan sekali namun terus menjadi kegiatan yang berkelanjutan serta semakin menumbuhkan rasa cinta terhadap sesama melalui keberkahan Al-Qur'an.
Peringati Maulid Nabi Sebagai Wujud Mahabbah
Pagi Jum'at, 12 September DKM Al-Muttaqien PGII 2 Bandung menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan kegiatan utama yaitu Tabligh Akbar. Kegiatan rutin Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) ini merupakan kerja sama dan kolaborasi antara Dewan Kemakmuran Masjid Al-Muttaqien PGII 2 dengan SMP dan SMA PGII 2 Bandung. Semua civitas mengikuti kegiatan ini dengan khidmat. Dari mulai Siswa Siswi SMP-SMA, Bapa Ibu Guru, serta seluruh Karyawan yang berada di lingkungan PGII 2.Tujuan dari pada kegiatan ini tidak lain adalah untuk lebih mengenal dan lebih menumbuhkan mahabbah (kecintaan) kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. Acara di mulai di pagi hari dengan pembiasaan akbar, dilanjutkan dengan sesi hiburan Islami. Setelah itu dilanjutkan kepada acara inti yaitu mendengarkan Mau'idzah Hasanah dari Penceramah Ust. Yudi Jenalludin, S.Sos,I., M.Pd. Pesan utama yang disampaikan 'Marilah dengan momentum Maulid Nabi kita merubah akhlak dengan minimal melaksanakan sunnah Rasul'.Harapannya, setelah menyimak apa yang disampaikan oleh Penceramah, kita bisa melaksanakan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehar-hari. Baik di lingkungan rumah maupun di lingkungan sekolah. Begitu pesan yang disampaikan oleh Bapak Kepala SMA PGII 2 dalam sambutannya.
Bimbingan Karir Bersama Sahrul Gunawan
Pada hari Kamis, 10 September 2025, SMA PGII 2 menggelar Seminar Bimbingan Minat Karir Siswa yang bertempat di aula sekolah. Acara ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XII dengan tujuan membantu siswa melanjutkan pendidikan di sekolah kedinasan.Kegiatan dimulai dengan sambutan oleh kepala sekolah yang menyampaikan bahwa sekolah memfasilitasi siswa siswi yang ingin melanjutkan pendidikan di sekolah kedinasan dengan mendatangkan lembaga bimbingan belajar rumahtaruna.com yang dipimpin oleh Bapak Haji Sahrul Gunawan, SE., M.Ag. Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan dan motivasi yang disampaikan langsung oleh Founder rumahtaruna.com yaitu Bapak Haji Sahrul Gunawan, SE., M.Ag.Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan antusiasme siswa siswi. Penyaji menyampaikan hal-hal penting yang berkaitan dengan motivasi dan persiapan ketika akan melanjutkan pendidikan di sekolah kedinasan. Yang paling menarik adalah penyaji menyampaikan mengenai 'Identitas dan Pola Perubahan'. Perubahan yang langgeng tidak hanya soal apa yang kita lakukan, tapi juga kita ingin menjadi siapa.Jika kita mengubah identitas, perilaku akan otomatis mengikuti.Contoh: bukan “saya ingin membaca buku”, tapi “saya adalah seorang pembaca”Ketika identitas sudah berubah, kebiasaan baru menjadi bagian dari diri kita, bukan sekadar aktivitas.Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan dapat menambah motivasi siswa siswi kelas XII untuk melanjutkan pendidikan khususnya di sekolah kedinasan.Selain seminar, sekolah juga menjalin kerjasama dengan rumahtaruna.com sebagai komitmen awal dalam memfasilitasi siswa siswi melanjutkan ke tahap pendidikan selanjutnya.
Kondusifkan Suasana Belajar, SMA PGII 2 Bandung Laksanakan Pembelajaran Online Sementara
Bandung – SMA PGII 2 Bandung resmi mengumumkan pelaksanaan pembelajaran secara Hybrid/Online yang dimulai pada Senin, 1 September 2025. Kebijakan ini disampaikan melalui surat edaran bernomor 421.3/068/SMA PGII 2/VIII/2025 yang ditujukan kepada orang tua/wali murid kelas X, XI, dan XII.Kebijakan tersebut menindaklanjuti surat edaran Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Nomor: 20499/PK.01/SEKRE tertanggal 27 Agustus 2025 mengenai imbauan menjaga kondusivitas proses belajar mengajar, serta upaya menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan kondusif. Hal ini juga dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap rencana aksi/demo besar-besaran di sejumlah titik yang berpotensi mengganggu keamanan dan kelancaran proses pembelajaran tatap muka.Kepala SMA PGII 2 Bandung, Drs. Salehuddin Hs., M.Pd.I, menyampaikan bahwa orang tua diharapkan berperan aktif dalam memastikan putra-putrinya mengikuti pembelajaran dari rumah dalam kondisi sehat, disiplin, dan fokus belajar. Peserta didik juga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah yang dapat mengganggu konsentrasi belajar.Adapun teknis pelaksanaan pembelajaran daring diatur sebagai berikut:Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dimulai pukul 06.30 WIB.Tilawah tetap dipandu oleh guru pada jam pertama.Pembelajaran menggunakan platform Google Classroom.Guru mengajar sesuai dengan jadwal pelajaran.Siswa diwajibkan memakai seragam sekolah.Absensi kehadiran tetap berlaku.Seluruh kegiatan pembelajaran dipantau oleh guru piket KBM.Pihak sekolah menegaskan bahwa peserta didik yang tidak mengikuti pembelajaran sesuai ketentuan akan dicatat sebagai ketidakhadiran sesuai aturan yang berlaku.“Dengan dukungan orang tua serta kedisiplinan siswa, kami berharap pembelajaran hybrid/online ini dapat berjalan lancar, tetap produktif, dan kondusif,” ujar Kepala Sekolah dalam edaran tersebut.